SAFFE Band, Diantara "Tiga Pilihan"



Jakarta, 6 April 2009—Saffe, band asal Kendari, Sulawesi Tenggara, merilis single hits ke-2 berjudul “Tiga Pilihan” yang diambil dari album anyar mereka bertitel Cinta Ini Cinta Mati. Hasil karya Adhey (lead vocal) dan Romi (guitar & vocal) terpilih sebagai single hits kedua, karena banyaknya permintaan dari Saffer’s (sebutan untuk fans Saffe-red) baik yang dikirimkan via email, sms maupun lewat polling langsung.

Menurut Romi, Tiga Pilihan mengusung tema poligami. Lagu ini terinspirasi oleh kisah pernikahan kedua seorang dai kondang, yang sempat menghebohkan publik beberapa tahun silam. Kendati bertema poligami, lirik lagu Tiga Pilihan tidak menuturkan secara gamblang tentang kisah poligami itu sendiri. Gaya bertuturnya malah cenderung agak ”nyeleneh”.

Bercerita tentang seorang lelaki yang mencintai tiga wanita sekaligus pada saat bersamaan. Sang lelaki merasa pusing dan bingung lantaran tidak bisa memilih salah satu diantara tiga wanita pujaannya. Dia menginginkan cinta ketiganya dan berharap tiga wanita tersebut mau berbagi hati dan cinta antara satu dengan lainnya. Simak saja penggalan reff lagu Tiga Pilihan berikut:

Semakin aku memikirkannya

Semakin bingung aku dibuatnya

Tak bisakah kamu berbagi hati dengan dia dan dia

Semakin aku memikirkannya

Serasa gila aku dibuatnya

Tak bisakah kamu berbagi cinta dengan dia dan dia

Tiga Pilihan berirama medium beat. Notasinya easy listening dan ear catchy. Menjadi lebih istimewa karena lagu ini berhasil ‘mengawinkan’ musik pop dengan dangdut. “Kejutannya adalah lagu Tiga Pilihan diberi sedikit nuansa dangdut,” terang Adhey.

Tiga Pilihan adalah track ke-6 di album baru Saffe bertitel “Cinta Ini Cinta Mati”. Album “Cinta Ini Cinta Mati” dirilis pada 28 Oktober 2008, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda ke-80. Acara yang digelar di Taman Tugu Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat itu, berhasil mencetak record MURI (Museum Record Indonesia), karena melibatkan sekitar 1280 pengamen jalanan.

Album”Cinta Ini Cinta Mati”, diproduksi oleh MI2 (baca: em ai two) Music Production dan diedarkan oleh Nagaswara. Band yang digawangi oleh Romi (vokal & gitar), Adhey (lead vokal), Bram (keybord), Deska (drum), Thomas (bas) dan Ronie (lead guitar) ini, menawarkan lagu-lagu easy listening berlirik cinta dengan sentuhan musik pop rock. Tak kurang dari 10 (sepuluh) track menghiasi album ”Cinta Ini Cinta Mati”.

“Album ini merupakan kombinasi antara materi lama ketika kami masih jadi band indie di Indonesia Timur yang telah diaransemen ulang dan materi baru. Ada empat materi lama yakni Aku Tak Bisa Mencintaimu, Semestinya Terlarang, Bukan Karna Cinta dan Seumur Dunia. Sedangkan lagu-lagu baru, seperti Cinta Ini Cinta Mati, Kekasih Lain, Terimakasih, Dia, Tiga Pilihan dan Lelaki Penakut,” bilang Romie, menambahkan.

Tentang Saffe

Saffe merupakan ‘reinkarnasi’ dari Safe band (baca: Sef). Sebuah band asal Kendari, Sulawesi Tenggara, yang demikian popular di kawasan Indonesia Timur. Bukan hanya diseluruh jagat Sulawesi nama Safe band kondang, melainkan juga di Kalimantan Timur, Maluku, NTT, NTB hingga Papua.

Sekedar kilas balik, Safe band telah

menelurkan dua album indi di kawasan Indonesia Timur. Debut Safe band dimulai dengan melempar album bertitel ‘Dari Tempat Yang Jauh’ pada 2003 lalu. Sungguh di luar dugaan, hits Aku Tak Bisa dan Semestinya Terlarang sanggup merajai chart-chart radio di Indonesia bagian Timur.

Bukan itu saja, album ‘Dari Tempat Yang Jauh’ laris manis bak kacang goreng. Tercatat, rilisan perdana Safe band ini terjual lebih dari 15.000 (lima belas ribu) keping. Sebuah pencapaian yang fantastis untuk ukuran band indi. Terlebih nyaris semua proses, bahkan hingga urusan distribusi dan penjualan, melibatkan para awak Safe band.

Tahun 2005, Safe band merilis album indi kedua yang dikasih ngaranKemarin, Sekarang dan Nanti’ (2005)”. Lagi-lagi tembang seperti Hancur dan Kembali Bercinta berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia Timur.

Agustus 2006, Safe band go national dengan meluncurkan album berjudul Seumur Dunia di bawah label Virgo Ramayana Record. Hits single Bukan Karna Cinta berhasil menduduki puncak tangga lagu pada banyak radio di Tanah Air, tak terkecuali Jakarta. Lagu Aku Tak Bisa Mencintaimu yang diaransemen ulang juga terpilih sebagai soundtrack sinetron “Kalo Ariel Jatuh Cinta”, produksi MD Entertainment yang ditayangkan SCTV.

Kembali ke Saffe, band ini terbentuk di Yogyakarta pada 22 Desember 2006. Segera setelah para personel lama Safe band memutuskan pulang ke Kendari, lantaran alasan keluarga dan pribadi. Bersama manajemen, Romi (vocal & guitar) yang tak lain adalah juga founder Safe band dan menjadi satu-satunya formasi lama yang tinggal, ’membidani’ lahirnya Saffe.

Dimulai dengan merekrut Adhey, seorang teman yang juga berasal dari Kendari sebagai lead vocal. Lalu menggandeng Bram untuk mengisi posisi keyboard. Menyusul kemudian Thomas pada bas, Deska sebagai penggebuk drum dan Ronie, lead guitar. Kini, Saffe digawangi oleh Romi (vokal & gitar), Adhey (lead vokal), Bram (keyboard), Deska (drum), Thomas (bas) dan Ronie (lead guitar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: